Vitamin C – Relasi Obat

HbIg (Imunoglobulin Hepatitis B) – Dosis dan Overdosis
Vitamin C - Interaksi Obat
Vitamin C – Interaksi Obat

Nama: Vitamin C

Relasi Obat

Interaksi Moderat/ Padahal
Jangan mengkombinasikan obat-obat berikut dengan vitamin C:

Aluminium berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Aluminium tapak di sebagian raksasa antasida. Vitamin C dapat meningkatkan penyerapanan aluminium tubuh. Akan tetapi tidak jelas apakah interaksi ini ialah suatu hal yang berbahaya. Untuk amannya, konsumsi vitamin C dua jam prematur atau empat weker setelah mengkonsumsi obat lambung antasida.

Estrogen berinteraksi dengan VITAMIN C (asam askorbat)
Uci-uci memecah estrogen untuk mengeluarkan dari uci-uci. Vitamin C siap menurunkan kecepatan uci-uci dalam membuang estrogen. Mengkonsumsi vitamin C bersama dengan estrogen dapat meningkatkan imbalan dan efek sanding dari estrogen.

Fluphenazine (Prolixin) berinteraksi dengan VITAMIN C (asam askorbat)
Sejumlah besar vitamin C dapat membongkar berapa banyak fluphenazine (Prolixin) dalam uci-uci. Mengonsumsi vitamin C bersama dengan fluphenazine (Prolixin) dapat membongkar efektivitas dari fluphenazine (Prolixin).

Obat untuk tumor ganas (kemoterapi) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Vitamin C adalah antioksidan. Terdapat beberapa kekhawatiran jika antioksidan dapat membongkar efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk kanker. Tetapi keterangan masih terlalu lumayan untuk mengetahui apakah interaksi ini tercipta.

Obat yang digunakan untuk HIV/ AIDS (Protease Inhibitors) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Mengonsumsi vitamin C dosis raksasa mungkin mengurangi kurang lebih obat yang dipakai untuk HIV/ AIDS agar tetap di tubuh. Hal tersebut bisa mengurangi efisiensi beberapa obat yang digunakan untuk HIV/ AIDS. Beberapa obat-obat ini digunakan untuk HIV/ AIDS dikategorikan amprenavir (Agenerase), nelfinavir (Viracept), ritonavir (ritonavir), dan saquinavir (Fortovase, Invirase).

Obat yang dipakai untuk menurunkan kolesterol (statin) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Mengonsumsi vitamin C, beta-karoten, selenium, dan vitamin E bersama-sama dapat membongkar efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk menurunkan kolesterol. Tidak diketahui apakah vitamin C saja mengambil efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk menurunkan kolesterol. Kurang lebih obat yang dipakai untuk menurunkan kolesterol meliputi atorvastatin (Lipitor), fluvastatin (Lescol), lovastatin (Mevacor), dan pravastatin (Pravachol).

Niacin dengan VITAMIN C (asam askorbat)
Mengonsumsi vitamin C bersama dengan vitamin E, beta-karoten, serta selenium dapat membongkar beberapa efek moral niacin. Niacin siap meningkatkan kolesterol cantik. Mengonsumsi vitamin C bersama dengan vitamin lainnya dapat membongkar efektivitas niacin untuk meningkatkan kolesterol cantik.

Warfarin (Coumadin) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Warfarin (Coumadin) digunakan untuk menyelingkit pembekuan darah. Sekitar besar vitamin C dapat menurunkan efisiensi warfarin (Coumadin). Penurunan efektivitas warfarin (Coumadin) mungkin meningkatkan kelanjutan pembekuan. Pastikan untuk memiliki darah Dikau diperiksa secara sistematis. Dosis warfarin Dikau (Coumadin) mungkin demi diubah.

Interaksi Minor
Risau dengan kombinasi tersebut.

Acetaminophen (Tylenol, others) berinteraksi secara VITAMIN C (asam askorbat)
Uci-uci usang asetaminofen (Tylenol, others) untuk menyirnakan tersebut. sejumlah raksasa vitamin C siap meritul seberapa segera uci-uci rusak asetaminofen. Taktik ini bukan terbuka kapan / apakah interaksi tersebut adalah keprihatinan raksasa.

Aspirin berinteraksi dengan VITAMIN C (asam askorbat)
Jasad menghancurkan aspirin untuk mengeliminasi daripada jasad. Sejumlah raksasa vitamin C siap mengocok pemecahan aspirin jadi aspirin kian lelet berada di uci-uci dan siap menumbuhkan efek serta imbalan samping aspirin. Tanpa mengonsumsi vitamin C dosis semampai kalau Anda merangkus di aspirin.

Kolin Magnesium Trisalicylate (Trilisate) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Vitamin C dapat membongkar kesangkilan tubuh di mengenyahkan kolin magnesium trisalicylate (Trilisate). Akan tetapi bukan jelas apakah relasi ini ialah kedukaan besar.

Nicardipine (Cardene) berinteraksi dengan VITAMIN C (asam askorbat)
Vitamin C diambil sambil sel-sel. Merangkus nicardipine (Cardene) bertepatan secara vitamin C siap menurunkan meski penuh vitamin C yang diambil sama sel-sel. Efek kaya daripada interaksi tersebut bukan jelas.

Nifedipine berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Vitamin C diambil sama sel-sel. Mengonsumsi nifedipine (Adalat, Procardia) bertepatan secara vitamin C bisa menurunkan total vitamin C yang diambil oleh sel-sel. Imbalan signifikan relasi itu tidak sungguh ada.

Salsalat (Disalcid) berinteraksi beserta VITAMIN C (asam askorbat)
Vitamin C siap menurunkan seberapa segera tubuh meniadakan salsalat (Disalcid). Merangkus vitamin C bertepatan beserta salsalat (Disalcid) bisa menyebabkan terlalu penuh salsalat (Disalcid) dalam tubuh, serta merangsangkan efek serta jejak samping daripada salsalat.