Setelah Tersinggung Kepalanya, Gadis Tersebut Justru Didiagnosis Tersangkut Kanker Otak

shutterstock 85515364 copy - Setelah Tersinggung Kepalanya, Gadis Tersebut Justru Didiagnosis Tersangkut Kanker Otak
Setelah Terbentur Kepalanya, Gadis Ini Justru Didiagnosis Terkena Kanker Otak
Sehabis Terbentur Kepalanya, Kenya Ini Justru Didiagnosis Terkena Kanker Sutradara

Sungguh penderitaan nasib yang menyesak gadis kecil berpanggilan Jade Bridier. Hawa yang baru berusia 4 tahun tersebut dikenal sebagai bani yang cantik, tajam, dan ceria sama keluarga dan teman-temannya. Sang ibu, Vicky, bahkan menyebut Jade sebagai seseorang yang ramah dan mulus bergaul dengan sapa saja. Sayangnya, ketika melakukan liburan, Jade terjatuh dan menyebrangi benturan keras pada kepalanya. Tak disangka, benturan ini telanjurkan membuka fakta menggerunkan tentang kesehatan Jade; sang gadis yuwana ternyata mengidap tumor ganas mematikan!

Saat terjatuh, tua-tua bagian belakang Jade terbentur dengan mersik sehingga membuat penglihatannya terganggu. Saat bercakap dengan ibunya, Jade bahkan mengaku ibunya terlihat seperti siap dua karena hati busuk ini. Setelah keluarganya pulang ke Texas, orang tua Jade pula biar langsung membawanya di rumah sakit untuk mengetahui masalah apa pun yang menimpa si buah hati. Jade pula biar langsung menjalani CT scan dan lantas diperiksa oleh dokter saraf. Dokter saraf ini ternyata mewujudkan adanya sesuatu di bagian pons yang terdapat di batang pegiat sang gadis kuntet sehingga meminta Jade untuk melakukan tes MRI. Sebagai informasi, meski bagian pons ini hanya berukuran kecil, yakni lebih kurang 2. 5 centimeter, bagian ini super penting untuk pengiriman sinyal saraf.

Setelah impak tes MRI menongol, dokter saraf berikut mengungkapkan kabar leta dimana bagian pons otak Jade ternyata terdapat kanker perintis berbahaya bernama Diffuse Intrinsic Pontine Glioma (DPIG). Setelah pembahasan ini, kondisi Jade langsung melemah yang mana tak hanya penglihatannya yang semakin memburuk, Ia juga tidak lagi mampu menetapkan kepala dan lari. Jade pun lekas dilarikan ke Bait Sakit Anak Texas untuk mendapatkan pengobatan.

Ketika dirawat di unit PICU, Jade sungguh tidak lagi siap melakukan apa-apa, tergolong makan, menelan, lalu berbicara. Hanya saja, Ia masih bisa menyarikan di kertas untuk berkomunikasi. Setelah menurun kata ingin berbalik ke rumah serta merasa lapar, Ia pun meninggal wilayah, hanya 5 perian setelah didiagnosis tersangkut kanker yang benar agresif dan kaku ini.