Seks di Umur Terlalu Muda Menimbulkan Wanita Lebih Peka Terkena Kanker Serviks

shutterstock 74777908 copy - Seks di Umur Terlalu Muda Menimbulkan Wanita Lebih Peka Terkena Kanker Serviks
Seks di Usia Terlalu Muda Menyebabkan Wanita Lebih Rentan Terkena Kanker Serviks
Persetubuhan di Usia Terlalu Muda Menyebabkan Cewek Lebih Rentan Tertumbuk Kanker Serviks

Salah satu penyakit yang cukup banyak menyimpuk wanita di Nusantara adalah kanker serviks. Jumlah penderita serta kasus kematian olehkarena itu kanker serviks / yang juga dikenal guna kanker leher peranakan di tanah air lebih dari itu sudah tergolong sedang mengkhawatirkan. Menurut spesialis kesehatan, salah satu sumber dari tingginya peri kanker serviks pada tanah air adalah olehkarena itu hubungan intim pada usia yang terlalu muda. Bagaimana hati busuk ini bisa tercipta?

Juru kesehatan menyebutkan jika kanker serviks dikarenakan oleh human papilloma virus (HPV). Virus ini bisa ditularkan melalui hubungan erotis. Pakar kesehatan Guru besar. dr. Andrijono, SpOG(K) menyebutkan bahwa beserta menikah di umur dini atau terlebih hubungan intim pra usia 19 tahun, maka resiko untuk terkena infeksi virus HPV ini merabung dengan signifikan. Pendapat beliau, pada umur tersebut, leher peranakan belum benar-benar cukup umur dan selaput putri juga belum terlatih sempurna untuk menekan infeksi virus HPV tersebut via kumpulan intim. Alhasil, resiko terkena kanker serviks juga meningkat.

Di Nusantara sendiri, angka partner yang menikah pada usia dini sangatlah tinggi. Data Penelitian Kesehatan Dasar Nusantara pada tahun 2013 menyebutkan bahwa 46 persen pasangan pada tanah air ternyata mengikat di usia yang sangat muda. Apabila wanita yang sudah biasa terlanjur terinfeksi virus ini memiliki kekuatan tubuh yang permulaan, maka virus berikut bisa mengembangkan tumor ganas serviks.

Untuk mencegah kuman yang sangat mencabut ini, pakar keselesaan menyarankan setiap cewek untuk mendapatkan vaksinasi HPV sejak usianya menginjak 10 tahun. Selain itu, lakukan pula pemeriksaan IVA atau pap smear agar bisa menjejaki kanker ini semenjak dini. Menurut dr. Andrijono, vaksinasi HPV akan secara akurat menekan resiko terantuk kanker serviks muncul 90 persen. Kecuali itu, beberapa basil lainnya yang dikarenakan oleh HPV wajarnya kanker vagina, tumor ganas anus, kanker muncung, kanker lidah, tumor ganas vulva, hingga tumor ganas tenggorokan ternyata pun bisa dicegah sebab vaksinasi ini.