Puru ajal Paru, Pencuri Roh yang Sulit Dideteksi

shutterstock 284559221 copy - Puru ajal Paru, Pencuri Roh yang Sulit Dideteksi
Kanker Paru, Pencuri Kehidupan yang Sulit Dideteksi
Kanker Paru, Pengarah Kehidupan yang Sukar Dideteksi

Seseorang yang termasuk kelompok risiko tinggi (GRT) jika mempunyai sesalan napas seperti batuk kering, sesak napas, nyeri puncak, sebaiknya segera meneriksakan diri ke dokter spesialis paru. Kode dan gejala tumor ganas paru membutuhkan saat bertahun-tahun untuk bisa diketahui dan seringkali dikacaukan dengan tanda sakit pada biasanya.

Puru ajal paru bisa dibilang sebagai pencuri roh. Kanker ini tertutup di buli paru. Sulit dilacak. Jikapun kemudian diketahui, ia sudah meruyak di bagian lain jasad dan sudah sukar dibasmi. Menurut Ketua Departemen Pulmonologi serta Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI-RS Persahabatan Menaldi Rasmin, kanker paru sulit dideteksi sebab letaknya di dalam. Maksudnya, di paru yang terletak di liang dada. Gejalanya kendati tidak spesifik, seharga berupa batuk.

”Biasanya bahwa pasien datang secara keluhan batuk, dokter jarang yang sangsi itu kanker, ” katanya, Rabu (2/5). Kalaupun dirontgen, gak serta-merta bisa diperkirakan kanker. Harus diperiksa melalui bronkoskopi dilanjutkan dengan biopsi. ”Feeling dokter di sini diperlukan untuk bisa menangkap secara dini sumber keluhan batuk, ” ujar Menaldi.

Kanker paru, seperti halnya kanker unik, merupakan akibat keanehan sel yang menguraikan tak terkendali. Petak kanker paru umumnya menyebar ke glandula anak ginjal, menawan hati, otak, dan urat.

Urusan utama paru ialah melaksanakan pertukaran udara karbon dioksida yang dibuang dari jalan darah dengan oksigen yang kita hirup ke aliran sundut. Paru kanan mempunyai tiga ruang, namun paru kiri berisi dari dua lapangan dan satu celah kecil disebut lingula yang berfungsi diantaranya ruang tengah di paru kanan. Kanal udara utama yang masuk paru merupakan cabang tenggorok (bronkus) yang berawal mulai tenggorok (trakea). Bronkus bercabang-cabang kecil dikenal sebagai bronkioli yang berujung pada kantong mungil disebut alveoli (buli paru) tempat udara bertukar. Paru & dinding dada dibungkus selaput tipis dikenal dengan pleura. Kanker paru dapat timbul pada bagian mana pula biar dari paru. Tapi, 90-95 persen terbit dari sel epitel, yakni sel yang melapisi bronkus serta bronkioli.

Menurut Menaldi, penderita kanker paru punya gen yang condong bermutasi jika berinteraksi dengan zat karsinogenik (penyebab kanker). Kepercayaan ini diperkuat beserta hasil pemetaan genetik manusia (human genom project) tahun 2005. Dari hasil pemetaan itu dibuktikan kalau gen tertentu berkaitan dengan penyakit khusus di kemudian tarikh.

Dorongan kanker paru terpenting adalah asap sigaret. Hampir 90 bayaran kanker paru, elok pada perokok rajin maupun perokok membisu, disebabkan oleh sigaret. Asap rokok terdapat 4. 000 sintesis kimia, banyak antara lain terbukti menyebabkan puru ajal. Senyawa utama yang bersifat karsinogenik ialah nitrosamin dan hidrokarbon aromatik polisiklik. Gara-gara lain adalah genting, gas radon, kontaminasi udara dari gas kendaraan, dan usaha.

Pikir situs Medicinenet. com, kasus kanker paru sangat jarang pra tahun 1930-an. Perbanyakan dramatis kanker paru terkait peningkatan total perokok. Saat ini, lebih kurang 3. 000 petaka akibat kanker paru setiap tahun dalam Amerika Serikat dialami perokok pasif.

Jenis tumor ganas paru
Menurut Menaldi, kanker paru yang paling ganas & cepat menyebar merupakan kanker paru karsinoma sel kecil (small cell lung cancer). Jenis kanker paru ini lebih tepat dibasmi dengan kemoterapi.

Macam lain adalah puru ajal paru bukan karsinoma sel kecil (nonsmall cell lung cancer). Kanker yang menyimpangkan umum ini (80 persen kasus) dibagi lagi menjadi karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan karsinoma petak besar. Karsinoma skuamosa yang berada pada saluran napas berkembang sangat cepat. Spesies ini bisa diterapi dengan operasi. Tentang hal adenokarsinoma tumbuh dalam parenkim (jaringan) paru cenderung menyebar secara cepat sehingga kian efektif dikemoterapi.

Kanker paru umumnya tidak ada pokok awal. Pada taraf lanjut, gejalanya sempang lain napas tinggal nadi, napas berbunyi, pedih dada, dan tbc berdarah.

Menurut Guru Besar Bagian Pulmonologi dan Kapasitas Kedokteran Respirasi FKUI-RS Persahabatan Anwar Jusuf, gejala kanker paru biasanya berupa batuk lelah, berat badan diturunkan, serta tidak vitalitas makan. ”Hal ini sama dengan fakta penyakit lain, menyerupai tuberkulosis atau radang paru-paru, ” katanya.

Kanker paru umumnya ditemukan di dalam stadium III ataupun stadium IV. Di stadium III, penjara kanker masih pada rongga dada, namun sudah melewati paru. Pada stadium IV, sel kanker sudah biasa menyebar ke perkakas di luar paru.

Tumor ganas paru didiagnosis tuntas pemeriksaan fisik, renggangan lain sianosis, yaitu kebiruan pada risa, dasar kuku, serta selaput lendir. Tersebut merupakan tanda rendah oksigen akibat patogen paru kronik. Interogasi lain lewat rontgen dada. Hal itu hanya menunjukkan wilayah mencurigakan, tetapi bukan bisa untuk mengasi bahwa bintik yang ada merupakan tumor ganas.

Jalan lain dengan bronkoskopi, biopsi, computes tomography (CT) scan, magnetic resonance imaging (MRI), dan positron emission tomography (PET) Scan, scan tulang, maupun tes darah untuk melihat pertanda uci-uci.

Tahap
Stadium kanker yakni ukuran sejauh mana kanker menyebar pada tubuh (Grafis). Tahap mencakup evaluasi standar kanker dan perembesan ke jaringan & kelenjar getah bersih di sekitarnya. Ratifikasi stadium penting untuk menentukan pengobatan puru ajal. Selain itu pun bisa untuk menjangka harapan hidup penderita. Makin tinggi tahap kanker, makin ringan harapan hidup penderita.

Website Medicinenet. com menamai, pengobatan kanker paru antara lain dijalani dengan operasi (pada stadium I serta II), radioterapi, kemoterapi, krioterapi (operasi beku) dan brakiterapi (penanaman keping radioterapi menempel jaringan kanker).

Terapi beda adalah terapi bidikan dengan obat laksana erlonitib dan gefinitib yang menyasar dalam protein yang giat dalam pembelahan organ. Terapi lain memforsir obat antiangiogenesis (bevacizumab) yang menghambat penyusunan pembuluh darah segar di jaringan tumor ganas. Selain itu, tersedia juga terapi fotodinamik, ablasi radiofrekuensi, juga imunoterapi menggunakan adonan antibodi dan vaksin.

Dari segi Anwar, secara statistik, harapan hidup itu yang didiagnosis puru ajal paru stadium IV adalah beberapa hari sampai beberapa tahun. Umumnya kurang daripada satu tahun.