Peran Asam Folat dalam Kehamilan

shutterstock 187211561 copy - Peran Asam Folat dalam Kehamilan
Peran Asam Folat dalam Kehamilan
Peran Asam Folat dalam Kehamilan

 – Asam folat dikenal memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehamilan. Vitamin B yang satu ini memiliki peran penting dalam produksi sel darah merah dan perkembangan saraf serta otak bayi.

Perkembangan saraf dan otak bayi dimulai sejak usia 3-4 minggu kehamilan. Sedangkan, umumnya ibu mengetahui bahwa dirinya hamil saat usia kehamilan mencapai usia 2 minggu atau lebih. Oleh karena itu, konsumsi asam folat sebaiknya dimulai sejak dini. Bahkan suatu penelitian menyatakan bahwa Anda tidak perlu menunggu hamil untuk mulai mengkonsumsi asam folat. Bila Anda sudah berada dalam usia reproduksi dan aktif secara seksual, tidak ada salahnya mengkonsumsi asam folat 400 mcg perhari. Dianjurkan konsumsi asam folat dimulai setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dilanjutkan setiap hari selama kehamilan.

Berikut dosis yang direkomendasikan sebelum masa kehamilan hingga masa menyusui:

Selain didapatkan dari suplemen, manfaat asam folat bisa didapatkan dari makanan sehari-hari seperti sereal, hati sapi, kacang-kacangan, telur, dan bayam.

Kekurangan asam folat akan menyebabkan neural tube tidak menutup secara sempurna yang disebut sebagai defek neural tube. Yang termasuk kelainan akibat defek neural tube, antara lain:

Bayi dengan spina bifida dapat mengalami kelumpuhan permanen, sedangkan bayi dengan anensefali biasanya tidak berumur panjang. Namun, asam folat dapat mencegah defek ini hingga 70%. Selain bermanfaat untuk mencegah terjadinya defek neural tube, asam folat juga dapat mencegah:

Bagi ibu sendiri, asam folat dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi saat kehamilan (preeklamsia), penyakit jantung, stroke, dan Alzheimer.

Sumber:
The Journal.ie & WebMD