Peneliti Berhasil Menemukan Vaksin yang Bisa Mencegah Jerawat

shutterstock 256795846 copy - Peneliti Berhasil Menemukan Vaksin yang Bisa Mencegah Jerawat
Peneliti Berhasil Menemukan Vaksin yang Bisa Mencegah Jerawat
Peneliti Berhasil Menemukan Vaksin yang Bisa Mencegah Jerawat

Salah satu masalah kesehatan kulit yang paling menjengkelkan setiap orang adalah jerawat. Bagaimana tidak, jerawat bisa membuat kecantikan kulit wajah kita menjadi pudar. Tak hanya itu, cukup banyak orang yang kehilangan kepercayaan dirinya gara-gara masalah jerawat ini. Beruntung, baru-baru ini ada kabar menggembirakan bagi mereka yang khawatir akan munculnya jerawat tersebut. Para peneliti ternyata berhasil menemukan vaksin yang bisa mencegah datangnya jerawat. Seperti apakah vaksin tersebut?

Pakar kesehatan dari University of California yang ada di San Diego, Amerika Serikat ternyata memahami kebutuhan banyak orang yang sangat membutuhkan obat yang bisa mencegah jerawat. Mereka ternyata berhasil menemukan vaksin yang secara efektif melawan racun yang bisa menyebabkan jerawat. Sebagai informasi, sebagian besar jerawat ternyata disebabkan oleh bakteri P.Acnes yang sudah ada di dalam tubuh kita sepanjang waktu. Yang menjadi masalah adalah, bakteri P.Acnes ini ternyata bisa memberikan cukup banyak manfaat kesehatan bagi tubuh kita. Hal ini berarti, kita tidak bisa sembarangan mendapatkan vaksin untuk melawan bakteri tersebut.

Eric Huange, peneliti utama dari studi ini menyebutkan bahwa para peneliti ternyata mencari cara lain untuk mencegah jerawat alih-alih melawan bakteri tersebut. Mereka berhasil menemukan sebuah antibody yang bisa melawan protein racun yang sebelumnya disekresikan oleh bakteri P.Acnes ini pada kulit. Protein racun inilah yang ternyata bisa memicu peradangan yang akhirnya menimbulkan jerawat.  Adanya penemuan ini berarti kita bisa melawan penyebab peradangan dan jerawat yang dipicu oleh bakteri tersebut tanpa perlu membunuh bakteri yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita.

Sejauh ini, vaksin ini ternyata mampu bekerja pada biopsi kulit yang berasal dari pasien yang sudah mengalami masalah jerawat yang cukup parah. Para peneliti pun sedang berencana untuk melakukan uji klinis pada manusia sehingga diharapkan ke depannya vaksin ini bisa dipergunakan oleh banyak orang untuk mencegah jerawat.