Paparan Pencemaran Udara Meningkatkan Resiko Kanker Payudara

shutterstock 298403315 copy - Paparan Pencemaran Udara Meningkatkan Resiko Kanker Payudara
Paparan Polusi Udara Meningkatkan Resiko Kanker Payudara
Eksposisi Polusi Udara Menjulang Resiko Kanker Susu

Kanker susu masih menjadi satu diantara penyakit yang menimbulkan kematian paling banyak disemua dunia. Sebagai informasi, 40, 3 premi kasus kanker susu berakhir dengan kelenyapan. Di Indonesia seorang diri, angka kematian yang disebabkan oleh tumor ganas payudara masih luar biasa tinggi sehingga sepantasnya setiap wanita mewaspadai adanya penyakit berikut.

Tidak hanya gaya hidup yang buruk, pola membaham yang tidak sehat ditengarai ikut memicu munculnya kanker payudara. Tapi, sebuah penelitian paling baru berhasil menemukan sumber lain dari patogen mematikan ini, yaitu paparan polusi udara. Dalam sebuah pertimbangan yang dilakukan sama pakar kesehatan atas University of Florida, Amerika Serikat, terlihat bahwa para cewek yang tinggal muka dengan jalan raya ternyata memiliki resiko utama untuk terkena tumor ganas payudara.

Dr. Lusine Yaghjyan, pemimpin dari ulasan ini, menyebutkan jika mereka yang tinggal di dekat beserta jalan raya ternyata gemar memiliki jaringan susu yang lebih tetap. Padahal jaringan susu yang tebal tersebut bisa meningkatkan resiko kanker payudara beserta signifikan.

Dalam penelitian yang melibatkan 280 seperseribu wanita ini, getah perca peneliti mencari terbuka seberapa banyak deskripsi polusi udara yang ada pada rumah para wanita mereka. Dari penelitian berikut, diketahui bahwa tambah tinggi paparan pencemaran udara, maka resiko penggumpalan jaringan susu juga meningkat mencapai berbatas 4 persen. Hati busuk ini tentu sanggup memberikan dampak buntal pada resiko tumor ganas payudara.

Hanya saja, beberapa spesialis kesehatan ternyata menyangsikan hasil penelitian tersebut dan meminta getah perca peneliti untuk meninggalkan studi yang kian mendalam. Sebagai contoh, Catherine Priestly yang berawal dari Breast Cancer Care menyebutkan jika cukup banyak segmen penyebab tingginya resiko kanker payudara, gak hanya dari kerimbunan jaringan, sehingga memohon penelitian ini dilanjutkan dengan lebih patut. Selain itu, Fiona Osgun yang bersumber dari Cancer Research UK juga merencanakan bahwa belum siap bukti yang terlalu mengaitkan antara pencemaran udara dengan tumor ganas payudara.