Mengenal Tipe-Tipe Kontrasepsi KB metode IUD/ Spiral

doktersehat kontrasepsi kb spiral iud kehamilan - Mengenal Tipe-Tipe Kontrasepsi KB metode IUD/ Spiral
Mengenal Tipe-Tipe Kontrasepsi KB metode IUD/ Spiral
Mengenal Tipe-Tipe Kontrasepsi KB metode IUD/ Spiral

Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) atau yang lebih familiar dengan nama KB spiral merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim yang relatif lebih efektif bila dibandingkan dengan metode pil, suntik dan kondom. Efektifitas metode IUD antara lain ditunjukkan dengan angka kelangsungan pemakaian yang tertinggi bila dibandingkan dengan metode tersebut di atas.

Alat kontrasepsi dalam rahim terbuat dari plastik elastik, dililit tembaga atau campuran tembaga dengan perak. Lilitan logam menyebabkan reaksi anti fertilitas dengan waktu penggunaan dapat mencapai 2-10 tahun, dengan metode kerja mencegah masuknya spermatozoa/ sel mani ke dalam saluran tuba. Pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi ini harus dilakukan oleh tenaga medis (dokter atau bidan terlatih), dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduksi namun tidak boleh dipakai oleh perempuan yang terpapar infeksi menular seksual.

Beberapa keuntungan yang bisa didapat melalui metode ini diantaranya:

Efek samping yang umum terjadi hanya berupa perubahan siklus haid (umumnya pada 3 bulan pertama dan akan berkurang setelah 3 bulan), haid lebih lama dan banyak, perdarahan antar menstruasi, saat haid lebih sakit.

Penggunaan IUD sebaiknya dilakukan pada saat:

Penting untuk diperhatikan waktu kontrol IUD yang harus diperhatikan adalah:

Dibanding alat kontrasepsi yang lain dalam hal ingin menjarangkan atau menyetop keturunan metode ini adalah yang terbaik. Efek samping yang minimal dan praktis dalam pemakaiannya. Tidak perlu khawatir dengan efek samping yang ada karena efek samping dapat dicegah dengan pola makan dan aktivitas yang baik.