Mengenal Puru ajal Usus Besar

shutterstock 248905462 copy - Mengenal Puru ajal Usus Besar
Mengenal Kanker Usus Besar
Mengetahui Kanker Usus Gede

Kanker usus besar atau colorectal ditujukan pada uci-uci ganas yang bersumber dari mukosa colon atau rectum, mayoritas kanker colorectal maju dari polip, oleh sebab itu polypectomy colon bisa menurunkan kejadian tumor ganas colorectal. Polip colon dan kanker dalam stadium dini kadang kala tidak menunjukkan pokok.

Dengan histopatologis, hampir segenap kanker usus luas adalah adenokarsinoma (terdiri atas epitel kelenjar) dan dapat mensekresi mukus yang jumlahnya berbeda-beda. Tumor mampu menyebar melalui infiltrasi langsung ke struktur yang berdekatan, seperti di dalam kandung kemih, melalui pembuluh limfe ke kelenjar limfe pericolon dan mesocolon, dan melalui jalan darah, biasanya di hati karena colon mengalirkan darah di sistem portal.

Sekitar 75% dari kanker usus besar terjadi saat orang yang tidak punya faktor risiko unik, sisanya sebesar 25% kasus terjadi di orang dengan faktor-faktor risiko yang biasa, sejarah keluarga ataupun pernah menderita puru ajal usus besar / polip, terjadi lebih kurang 15-20% dari seluruh kasus. Faktor-faktor akibat penting lainnya merupakan kecenderungan genetik khusus, seperti Hereditary Nonpolyposis Colorectal Cancer (HNPCC; 4-7% dari semata kasus) dan Familial Adenomatosa Polyposis (FAP, 1%) serta Inflammatory Bowel Disease (IBD; 1% dari segala kasus).

Kanker usus buntal merupakan salah satu basil yang mematikan, bertolak pada laporan World Cancer Report WHO, diperkirakan 944. 717 peristiwa ditemukan di seluruh jagat pada tahun 2000. Insiden yang semampai pada kasus tumor ganas usus besar tampak di Amerika Sindikat, Kanada, Jepang, negeri bagian Eropa, New Zealand, Israel, & Australia, sedangkan perkara yang rendah tersebut ditemukan di Aljazair dan India. Beberapa besar kanker colorectal terjadi di negara2 industri, insiden puru ajal colorectal mulai mendapati kenaikan di kaum negara seperti pada Jepang, Cina (Shanghai) dan di kurang lebih negara Eropa Timur.

Sumber kanker usus gede ditengarai oleh banyak hal karena penyakit yang berhubungan dengan peranti pencernaan (perut, usus, anus, dan lain-lain) tidak bisa disamakan satu sama unik karena hal ini terkait dengan figur makan dan tata cara yang bersangkutan. Namun,, kebanyakan kasus di dalam intinya adalah sebab:

Pikir American Cancer Society pada tahun 2008 di Amerika Perkongsian diperkirakan sekitar 148. 810 orang didiagnosis menderita kanker usus besar dan 49. 960 mengalami ketewasan dengan CFR 33, 57%. Eropa, guna salah satu negara pelik memiliki angka kesakitan kanker usus raksasa yang tinggi. Dalam tahun 2004, ditemui 2. 886. 800 kasus dan 1. 711. 000 petaka karena kanker secara CFR 59, 27%, kanker colorectal menyimpan peringkat kedua dalam angka insiden serta mortalitas.

Insidens kanker usus besar di Nusantara cukup tinggi, demikian juga angka kematiannya. Pada tahun 2002 kanker colorectal mengontrol peringkat kedua saat kasus kanker yang terdapat pada lanang, sedangkan pada perempuan kanker colorectal menembus peringkat ketiga daripada semua kasus tumor ganas. Pada kebanyakan kejadian kanker, terdapat variasi geografik pada insidens yang ditemukan, yang mencerminkan perbedaan supel ekonomi dan konsistensi penduduk, terutama rumpang negara maju & berkembang.

Upaya pencegahan tentang kanker usus luas pada dasarnya adalah beserta menghindari penumpukan tahi berada terlalu lelet di dalam usus. Serta, menghindari konstipasi ataupun sembelit juga tentunya. Untuk pencegahan itu diantara bisa dikerjakan dengan:

Itulah beberapa perembukan mengenai kanker usus besar, diharapkan secara mengenal kanker tersebut, kita bisa kian waspada akan suangi kanker ini serta selalu melakukan bisnis pencegahan dan menumbuhkan pola hidup sejahtera.