Mengenal Kanker Darah Chronic Myeloid Leukimia (CML)

shutterstock 248171431 copy - Mengenal Kanker Darah Chronic Myeloid Leukimia (CML)
Mengenal Kanker Darah Chronic Myeloid Leukimia (CML)
Menyelami Kanker Darah Chronic Myeloid Leukimia (CML)

Kanker adalah satu diantara penyakit yang super mematikan dan ditakuti di seluruh dunia. Ketika seseorang divonis tersangkut penyakit kanker, dipastikan dunia seakan-akan tumbang baginya karena Ia harus melakukan terapi penyembuhan yang benar berat dalam ruang yang cukup lelet. Salah satu jenis basil kanker yang sempurna mengerikan adalah leukimia. Kanker darah sendiri ternyata memiliki beberapa species, diantaranya adalah Chronic Myeloid Leukimia / yang disingkat beserta CML.

Dunia medis internasional sendiri menyebut CML sebagai Leukimia Granulositik kronis. Jenis leukimia ini ternyata gemar kurang dikenal apabila dibandingkan dengan tumor ganas jenis lainnya. Uniknya, kanker ini punya hari internasional CML yang tiba saat 22 September, cocok dengan mutasi kromosom 9 dan 22 yang ikut tumpuan pada munculnya patogen ini.

Penyakit CML gemar akan menyerang orang-orang dewasa dan terekam penyakit ini bakal menyerang 1, tujuh dari setiap 100. 000 orang. Padahal rasio ini sedang kecil, namu meski berarti kita tak akan mewaspadainya, bukan? Sama orang yang tertumbuk penyakit ini pada Indonesia adalah umur 36-37 tahun. Namun,, menurut pakar keselesaan Hilman Tadjoedin, penderita CML di seluruh bumi memiliki usia pukul rata 53 tahun.

Kanker darah CML sendiri akan tampak karena kondisi yang mana sumsum pada rangka belakang justru menghasilkan sel-sel darah warna putih yang abnormal di dalam jumlah yang terlalu banyak. Kromosom 9 dan 22 / yang disebut guna kromosom philadelpia ini lah yang memproduksi zat putih telur abnormal yang dikenal dengan sebagai BCR-ABL, satu protein yang menawan banyaknya produksi organ darah putih ganjil secara berlebihan. Yang mengerikan adalah, penderita kanker darah CML mau cenderung tidak punya gejala yang unik di dalam tubhnya. Penyakit berikut kerap kali terlihat adanya saat dijalani pemerikasan darah berdasar pada menyeluruh. Jika seseorang terjangkit kanker darah CML, maka mau gak mau Ia mesti mengkonsumsi obat sepanjang seumur hidup untuk bertahan hidup.