Mengenal Cyrosurgery, Sistem Pengobatan Kanker Susu yang Dilakukan sama Yana Zein

yana doktersehat - Mengenal Cyrosurgery, Sistem Pengobatan Kanker Susu yang Dilakukan sama Yana Zein
Mengenal Cyrosurgery, Teknik Pengobatan Kanker Payudara yang Dilakukan oleh Yana Zein
Mengenal Cyrosurgery, Teladan Pengobatan Kanker Susu yang Dilakukan per Yana Zein

Setelah menjalani mode penyembuhan kanker susu selama 4 kalendar di Modern Guangzhou China Hospital, aktris Yana Zein kesudahannya pulang ke negeri. Dikabarkan, berkat teladan pengobatan Cryosurgery yang Ia lakukan, kerangkeng kanker yang siap pada tubuhnya masa ini hanya tinggal 25 persen saja. Mempertimbangkan kanker payudara tergolong dalam penyakit yang sangat berbahaya serta mematikan, teknik pengobatan yang bisa menghasilkan kemajuan kondisi keselesaan Yana tentu merampok perhatian banyak orang. Sedianya, seperti apa sistem pengobatan Cryosurgery berikut?

Dilansir dari lama ketenteraman WebMD, disebutkan jika teknik pengobatan tersebut dilakukan dengan mempergunakan suhu rendah yang sangat ekstrim mudah-mudahan bisa mematikan sel-sel kanker. Cara untuk memberikan suhu permulaan tersebut adalah beserta memberikan suntikan bermutu gas dengan temperatur yang sangat nista yang langsung diarahkan pada bagian tubuh yang sudah terkena penjara kanker.

Yana Zein swasembada memberikan penjelasan mengenai teknik cryosurgery yang Ia jalani. Ia mendapatkan suntikan beserta jarum yang jenjang di bagian kaki gunung ketiak, tempat yang mana kanker pada tubuhnya sudah cukup luas. Suntikan ini saksama menembus bagian uci-uci yang terkena tumor ganas. Suhu dari suntikan tersebut mencapai -160 derajat Celcius serta langsung secara jitu mematikan kankernya.

Peter Littrup, salah seorang pengembang cryosurgery, menyebutkan jika teknik pengobatan berikut bisa mengatasi organ dengan kanker tolok ukur kecil maupun buntal. Tak hanya ini, teknik ini pun hanya membutuhkan anastesi lokal untuk dijalani. Dalam melakukan penyuntikan gas ini seorang diri, dokter atau daya medis biasanya bakal menggunakan ultrasound yang dibantu dengan computed tomography (CT) imaging. Di dalam tubuh, udara ini akan menciptakan semacam bola es dengan ukuran dua hingga 10 centimeter, sesuai dengan objek sel kanker yang akan dimatikan. Littrup sendiri menyebutkan jika terapi ini seharga memberikan rasa pedih yang minimal tapi bisa memberikan kinerja yang maksimal.