Mengapa Harus ASI Eksklusif?

shutterstock 108644792 copy - Mengapa Harus ASI Eksklusif?
Mengapa Harus ASI Eksklusif?
Mengapa Harus ASI Eksklusif?

Di zaman modern sekarang ini, semua hal bisa dijadikan serba instan. Mulai dari mie instan sampai susu bayi. Semua itu timbul karena tuntutan kebutuhan manusia yang tinggi, tingkat sosial ekonomi, dan juga tingkat pendidikan. Tidak sedikit pula ibu-ibu yang memilih untuk memberikan susu formula daripada ASI karena berbagai alasan antara lain ibu bekerja, persepsi ibu bahwa ASI nya kurang, atau bahkan adanya anggapan jika tidak memberikan susu formula yang mahal berarti tidak punya uang.

Namun apakah semua alasan tersebut yang pada akhirnya membenarkan kita untuk memilih susu formula dibanding ASI?Bukankah Tuhan telah menciptakan sebuah kehidupan dalam perut ibu dengan disertai dengan makanannya?

ASI Ekslusif adalah perilaku dimana hanya memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sampai umur 6 (enam) bulan tanpa makanan dan ataupun minuman lain kecuali sirup obat. ESPGAN (European Society for Pediatric Gastroenterology and Nutrition), WHO (World Health Organization) dan FAO (Food Agriculture Organization) merekomendasikan pemberian ASI selama enam bulan pertama setelah kelahiran. Selama itu bayi tidak perlu mendapatkan makanan dan minuman apa pun selain ASI.

Secara alamiah, ASI diproduksi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Informasi mengenai jumlah kebutuhan ASI diperoleh melalui mekanisme pengosongan tempat penyimpanan ASI yang berada di bawah areola (bagian payudara yang berwarna gelap). Sistem produksi ASI sedemikian teratur dan sudah dipersiapkan sejak ibu dinyatakan hamil. Jadi sangat kecil kemungkinan jumlah produksi ASI tidak sesuai dengan kebutuhan bayi. Dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa ternyata ASI sudah bisa mengenyangkan dan memenuhi nutrisi bayi.

Kandungan ASI terdiri dari dua jenis air susu, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang diproduksi pada proses awal menyusui, diproduksi dalam jumlah banyak dan mengandung protein dan laktosa, tapi kadar lemaknya rendah hanya 1-2 gram/dl atau sama dengan 1-2 gram per 100 ml. Kadar air dalam foremilk cukup tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan cairan bayi.

Jadi ia tidak akan merasa haus meski tidak diberi air minum. Hindmilk adalah air susu yang diproduksi pada akhir proses menyusui. Kadar lemaknya cukup tinggi 3 kali dibandingkan foremilk tapi jumlahnya lebih sedikit. Karena itu, warna jenis susu ibu ini lebih putih dibandingkan foremilk. Tingginya jumlah lemak dalam hindmilk akan memenuhi kebutuhan kalori dan rasa kenyang pada bayi.

Adapun manfaat ASI antara lain:

Bagi Ibu

Bagi Bayi

Masih banyaknya ibu yang menolak memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena berbagai alasan. Semoga artikel ini dapat memberikan penjelasan untuk ibu-ibu agar mereka berkomitmen untuk memberikan ASI eksklusif untuk bayinya demi masa depan generasi penerus bangsa.