Kontrasepsi IUD – Efisiensi dan Kekurangan

shutterstock 128571875 copy - Kontrasepsi IUD - Efisiensi dan Kekurangan
Kontrasepsi IUD - Efektivitas dan Kekurangan
Kontrasepsi IUD – Efektivitas serta Rendah

IUD telah benar sebagai lebih daripada 99% efektif di mengacau kehamilan. Seorang perempuan dapat menumbuhkan perlindungannya dengan meneropong senur IUD dengan sistematis dan temuduga beserta dokter lekas kalau terasa tersedia sengketa terkait IUDnya.

Apakah kenistaan dari IUD?
Demi bantuan tenaga kesehatan tubuh tubuh untuk mengikutkan serta mengeluarkan IUD. Kompleksitas serius daripada pemanfaatan IUD rongak tercipta.

IUD dapat keluar swasembada selama tahun mula-mula penggunaan di sekitar 5% dari hawa yang menggunakannya. Taktik ini kemungkinan besar tercipta selama periode sakit bulan dan pada cewek yang sebelumnya sudah biasa melahirkan. Wanita yang menggunakan IUD barangkali juga dapat secara teratur dapat menghalalkan benang tetap pada tempat. Jika IUD keluar tanpa disadari, seorang wanita siap dengan mudah bunting. Jika kehamilan tercipta sementara IUD tetap di tempat, hukuman keguguran adalah 50%. Risiko ini surut 25% jika IUD diambil sesegera barangkali. Jika IUD tidak dihilangkan, maka siap meningkatkan risiko somplak serius untuk hawa.

Kehamilan ektopik pada pengguna IUD terjadi sejumlah 50% dibandingkan beserta cewek tidak yang tak menggunakan IUD. Kehamilan ektopik cenderung tercipta dengan IUD hormonal. Wanita yang mempergunakan IUD dan meragukan bahwa hamil mesti menghubungi perawatan kesehatan tubuh tubuh profesional cepat.

IUD siap menusuk dinding blaster saat dimasukkan. Taktik ini terjadi pada 1-3 dari 1. 000 sisipan. Pejal dan sakit tapak tangan dapat terjadi di beberapa jam mula-mula setelah IUD ditempatkan. Pendarahan dapat tercipta selama beberapa minggu setelah IUD ditempatkan. Beberapa wanita mengeluh mengalami peningkatan total darah haid ketika menggunakan IUD tembaga, tetapi gejala-gejala tersebut menurun pada tersebut yang menggunakan IUD hormonal. Penyakit marah-marah panggul juga dimungkinkan dengan penggunaan IUD, terutama jika seorang wanita tidak di hubungan monogami serta memiliki peningkatan kelanjutan penularan penyakit neniti seksual (PMS), walakin IUD hormonal terbit untuk melindungi lawan penyakit radang membawa.

IUD bukan melindungi lawan PMS. PMS mampu kian buruk di dalam perempuan yang punya IUD, dan saluran untuk mendapatkan PMS barangkali lebih semampai di wanita yang mempergunakan IUD sepanjang 4 bulan mula-mula sesudah IUD ditempatkan. IUD yang terkemuka untuk wanita di relasi di mana ke-2 pasangan monogami.