Kesehatan Jantung serta Teh Hijau

shutterstock 161898767 copy - Kesehatan Jantung serta Teh Hijau
Kesehatan Jantung dan Teh Hijau
Kesehatan Jantung & Teh Hijau

Sebuah penelitian mutakhir menunjukkan bahwa teh hijau, yang kian populer di akal budi Timur, dapat menyimpan pembuluh nadi secara menjaga mereka senantiasa seimbang dan terbuka, dan maka dari itu sanggup menahan perubahan naik-turun pada tekanan kebiasaan.

Dipimpin oleh Dr. Nikolaos Alexopoulos dari Athens Medical School dalam Yunani, sejumlah pengamat menemukan, di antara 14 orang, mereka yang minum teh remaja menunjukkan pembesaran tenggorokan nadi pada kukuh mereka 30 menit lebih lama dari mereka yang teguk kopi atau tirta panas. Ini olehkarena itu, para ahli menghendak, teh hijau hidup di dalam saluran tenggorokan darah, membantu sel-sel mengeluarkan zat-za t yang dibutuhkan untuk menenangkan pembuluh nadi dan membuat rembesan darah lebih langkas.

Sesi yang membantu ini adalah flavonoids, yang bekerja sebagai antioksidan, dan membantu menahan pembengkakan pada komposisi tubuh. Zat-zat tersebut juga mencegah terjadinya pembentukkan gumpalan resam, yang menjadi sumber utama serangan teras. “Kami menemukan jika setelah minum teh hijau, terdapat kesan perlindungan pada endothelium, pada seorang pandai jantung, ” tanda dr Charalambos Vlachopoulos, yang juga penulis ulasan itu.

Ini semua dikarenakan oleh enam gram the hijau. Untuk menyakinkan bahwa imbas pembesaran tersebut gak disebabkan oleh kafein yang juga terdapat dalam teh, peneliti memisalkan besar pembuluh nadi pada orang yang minum teh muda dengan mereka yang minum minuman berkafein. Ternyata para terampil tidak menemukan perubahan pembesaran pembuluh darah saat orang yang reguk minuman berkafein.

Yang kian mengejutkan, efek yang menguntungkan ini mampu bertahan lama serta bersifat akumulatif. Tatkala para peneliti menimbang besarnya pembuluh nadi orang yang teguk teh hijau di setiap hari selama 2 minggu, mereka merupakan pembuluh nadi kian besar. “Ini kudu layak, mesti, pantas, patut, perlu, wajar, wajib, diselidiki lebih lanjut, namun, kami berpikir kalau orang yang reguk teh hijau tengah satu sampai 2 bulan, efek menguntungkannya akan semakin buntal, ” kata Vlachopoulos.

Akan tetapi, para ahli mengisyaratkan bahwa satu pikiran saja tidak sempurna. dr Robert Eckel, profesor di Universitas Colorado, Denver, & mantan presiden Gabungan Jantung Amerika, menunjukkan fungsi endothelial dipengaruhi beberapa faktor, tergolong dosis vitamin E dan C interior jumlah besar. “Konsumsi the hijau kiranya akan memberikan jejak yang menguntungkan di pembuluh nadi, akan tetapi kita harus mundur berpikir bahwa berikut adalah rekomendasi jika setiap orang kudu minum teh lugu seolah ini telah terbukti mengurangi ofensif jantung dan stroke, ” katanya.

Namun, ia mengakui penelitian mula ini mengisyaratkan kalau the hijau barangkali baik untuk diet jantung yang aman. Sampai saat ini, Aliansi Jantung Amerika belum memasukkan minuman pada rekomendasi diet meronce, namun penelitian serupa ini mungkin akan mengubahnya. Setidaknya, jika Kamu sekarang minum the hijau, Anda mengetahui bahwa itu bukanlah suatu ide yang buruk.