Kenali Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berlari

shutterstock 287323535 copy - Kenali Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berlari
Kenali Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berlari
Kenali Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berlari

Olahraga lari saat ini sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Dimana-mana diadakan berbagai macam kompetisi lari. Banyak bermunculan pula komunitas pelari dari berbagai kalangan usia. Tak mengherankan memang, hal ini karena memang manfaat lari yang baik untuk kesehatan dan termasuk olahraga yang murah. Namun demikian sama seperti olahraga lain, olahraga lari juga tidak bisa terhindar dari berbagai macam cedera yang bisa mengintai  siapapun. Berikut adalah beberapa cedera yang dapat terjadi:

1.  Ankle Sprain
Ini merupakan cedera akibat peregangan atau robeknya ligamen di sekitar pergelangan kaki. Ankle sprain sering terjadi saat kaki tertekuk ke arah dalam. Biasanya sprain membaik dengan metode RICE yaiitu Rest (istirahatkan kaki), Ice (diberi kompres es disekitar kaki yang terkena), Compression (kaki di kompresi bisa dengan splint), dan Elevating ( kaki diangkat dan dielevasi ke atas)

2. Blisters
Merupakan luka lecet berisi cairan di permukaan kulit. Luka ini terjadi akibat gesekan antara sepatu atau kaus kaki dengan kulit. Langkah yang dapat ditempuh untuk mencegah luka lecet ini yaitu : menggunakan kaus kaki dengan double layer, menggunakan petroleum jelly pada daerah yang rawan terjadi lecet

3. Muscle Pull
Merupakan robekan kecil yang terjadi pada otot atau kadang sering dikenal dengan muscle strain. Cedera ini sering disebabkan karena peregangan berlebihan pada orot. Pengobatan yaitu RICE : rest, ice, compresion dan elevation, mirip dengan tatalaksana ankle sprain.

4. Runner’s knee
Ini merupakan cedera yang terjadi karena aktivitas berlebihan. Runner’s knee memiliki berbagai macam penyebab. Cedra ini sering terjadi saat tempurng lutut keluar dari tempat yang seharusnya. Dengan berjalan nya waktu, kartilago pada tempurung lutut dapat turun dari tempat yang seharusnya. Jika itu terjadi maka Anda mungkin akan merasa sakit di sekitar tempurung lutut terutama saat jongkok, naik-turun tangga, dan duduk dengan lutut ditekuk.

5. Tendinitis Achilles
Merupakan radang pada tendon Achilles. Tendon achilles merupakan tendon terbesar yang menempel di betis dan terletak di belakang tumit. Tendinitis ini ditandai dengan nyeri dan kekakuan di daerah tendon terutama di pagi hari dan semakin nyeri jika dipakai beraktivitas. Cedera ini disebabkan karena stres berulang yang terjadi pada tendon. Perawatan yang dapat dilakukan antara lain Rest , Ice, dan melakukan peregangan pada betis.