Kehamilan Ektopik – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

shutterstock 74777908 copy - Kehamilan Ektopik – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Kehamilan Ektopik – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Kehamilan Ektopik – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Kehamilan ektopik terjadi ketika telur yang telah dibuahi menempel di tempat lain selain di dalam rahim. Hampir semua kehamilan ektopik terjadi pada tuba falopi (saluran tuba), dan dengan demikian kadang-kadang disebut kehamilan tuba. Tuba falopi tidak dirancang untuk menahan embrio untuk berkembang; dengan demikian, telur yang telah dibuahi dalam kehamilan tuba tidak bisa berkembang dengan baik dan harus ditangani. Kehamilan ektopik terjadi pada 1 dari 50 kehamilan.

Hal-hal yang membuat seorang wanita lebih mungkin untuk memiliki kerusakan tuba fallopi dan kehamilan ektopik meliputi:

Beberapa perawatan medis dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik. Ini termasuk:

Faktor risiko kehamilan ektopik meliputi berikut ini:

Apa saja gejala dari kehamilan ektopik?

Dalam beberapa minggu pertama, kehamilan ektopik biasanya menyebabkan gejala yang sama seperti kehamilan normal, seperti haid yang terhenti, kelelahan, mual, sensitif terhadap bau/penciuman dan sakit pada payudara.

Tanda-tanda utama dari kehamilan ektopik adalah:

 

Bagaimana Sebuah Kehamilan ektopik Didiagnosis?

Kehamilan ektopik didiagnosis oleh dokter, yang mungkin pertama kali akan melakukan pemeriksaan panggul untuk mencari rasa sakit, nyeri, atau massa di perut. Dokter juga akan menggunakan USG untuk menentukan apakah rahim berisi janin. Pengukuran tingkat hCG juga penting. Tingkat hCG yang lebih rendah dari yang diharapkan adalah salah satu alasan untuk mencurigai kehamilan ektopik.

Dokter juga dapat menguji tingkat progesteron karena tingkat rendah bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Selain itu, dokter dapat melakukan Kuldosentesis, yang merupakan prosedur memasukkan jarum ke dalam ruang di bagian paling atas dari vagina, di belakang uterus dan di depan rektum. Adanya darah di daerah ini mungkin menunjukkan perdarahan dari tuba falopi yang pecah.

Bagaimana Kehamilan ektopik Diobati?

Kehamilan ektopik dapat ditangani dengan salah satu cara berikut:

Bagaimana masa depan pasien dengan riwayat kehamilan ektopik?

Tingkat hCG akan perlu diperiksa ulang secara teratur sampai mencapai nol. Tingkat hCG yang tetap tinggi bisa menunjukkan bahwa jaringan ektopik belum sepenuhnya diambil, yang akan membutuhkan operasi atau manajemen medis dengan methotrexate.

Kemungkinan memiliki kehamilan normal dapat tetap terjadi setelah riwayat kehamilan ektopik, meskipun memerlukan pengawasan, tetapi hal ini tergantung pada alasan kehamilan ektopik  yang lalu dan riwayat kesehatan Anda. Jika saluran tuba masih belum diambil, seorang wanita memiliki sekitar kesempatan 60% memiliki kehamilan yang sukses di masa depan.