Kanker Jongor atau Nasofaring

shutterstock 125891588 copy - Kanker Jongor atau Nasofaring
Kanker Hidung atau Nasofaring
Puru ajal Hidung atau Nasofaring

Kanker jongor atau kanker nasofaring (KNF) berbeda secara jenis kanker yang lain. Kanker ini sukar dirasakan atau dipandang, karena itulah puru ajal nasofaring sulit dideteksi sejak stadium mula oleh dokter.

Gejala
Penderita kanker hidung kerap tidak menyadari memilikinya gejala yang menentang pada munculnya KNF. Meski begitu, patogen ini bisa dideteksi dari gejala-gejal dibawah ini:

Fakta pada hidung

Gejala saat telinga
Gejala pula dapat diketahui mulai telinga yang menanggung penurunan fungsi pendengaran seperti sukar menurut atau suara terkuak kurang jelas. Kecuali itu, di telinga sering muncul tanggapan mendengung pada satu diantara telinga dan berasa seperti berisi enceran.

Informasi pada kelenjar sosial
Penderita kanker monyong juga akan menyebrangi pembesaran kelenjar sosial baik di satu diantara sisi ataupun keduannya. Bila diraba lembut akan terasa rusuh, sebenarnya pembesaran itu merupakan tanda kalau kanker sudah memencar.

Tanda tahap lanjut
Tumor ganas tahap lanjut menerbitkan gangguan penglihatan hukuman kelumpuhan otot pelupuk mata yang tidak siap membuka secara teratur. Kanker yang menabur ke daerah lubang dapat mengakibatkan penderita mengalami kesulitan menodong dan bersuara.

Parahnya, jika kanker sudah menjalar melalui pembuluh resam dan aliran limfa maka bisa hal organ vital yang lain seperti hati & paru-paru. Bila telah terkena organ itu akan rusak oleh karena itu penderita akan mendapati rasa nyeri dalam tulang, gangguan pencernaan, dan sesak nafas. Jika sudah menebar maka penderita selit-belit diobati.

Penyebab
Virus Epstein Barr merupakan sumber utama munculnya tumor ganas hidung. Virus tersebut tinggal secara kekal di nasofaring, orofaring, hingga kelenjar ludah dan akan rajin bila seseorang merangkus ikan asin terus menerus pada waktu lama. Puru ajal hidung juga sanggup disebabkan konsumsi asinan atau makanan pengawet, ventilasi yang jelek, obat nyamuk membakar, dan membakar dupa.