Jangan Biarkan anak Terbiasa Menghisap Jempol

jempol anak doktersehat - Jangan Biarkan anak Terbiasa Menghisap Jempol
Jangan Biarkan anak Terbiasa Menghisap Jempol
Jangan Biarkan anak Terbiasa Menghisap Jempol

Salah satu kebiasaan anak yang kerap kali dibiarkan oleh orang tuanya adalah menghisap jempol. Menghisap jempol sendiri bisa menjadi hal yang menenangkan bagi anak dengan usia di bawah 3 hingga 6 tahun. Sayangnya, dibalik efek menenangkan ini, menghisap jempol bisa mengundang berbagai masalah kesehatan seperti sebagai berikut.

Buruk bagi bentuk dan posisi gigi
Kebiasaan menghisap jempol ternyata bisa berpengaruh besar pada bentuk dan posisi gigi anak. Banyak anak yang mengalami masalah gigi yang lebih tonggos, rahang yang lebih miring, dan berbagai masalah lain yang membuat bentuk gigi mereka menjadi tidak normal. Agar tidak mempengaruhi penampilannya, ada baiknya orang tua memang tidak membiasakan hal ini.

Gangguan berbicara
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, kebiasaan menghisap jempol sangatlah buruk bagi rahang dan gigi anak. Jika kebiasaan ini berlanjut hingga gigi permanennya tumbuh, maka dikhawatirkan anak akan mengalami gangguan berbicara, khususnya dalam mengucapkan huruf l, s, z, t, d, dan n. Demi menghindari hal ini, anak memang sebaiknya tidak dibiasakan menghisap jempolnya.

Memasukkan kuman di dalam tubuh
Jempol yang dimasukkan ke dalam mulut belum tentu berada dalam kondisi bersih sehingga dikhawatirkan membuat berbagai kuman mudah memasuki tubuh anak. Jika anak kerap kali melakukannya saat bermain di tempat-tempat yang kurang bersih, anak pun beresiko besar untuk mudah jatuh sakit.

Jempol terkena infeksi
Jempol yang kerap dihisap apalagi digigit, bisa jadi akan terkena memar-memar, luka, atau bahkan infeksi. Jika infeksi ini dibiarkan begitu saja, dikhawatirkan anak bisa mengalami masalah kesehatan yang cukup serius.

Untuk menghentikan kebiasaan anak menghisap jempolnya, kita tidak perlu harus marah-marah atau bahkan membentaknya. Kita bisa mengalihkan kebiasaannya ini dengan memberikan boneka atau membiarkan mereka menggenggam jari tangan kita agar menjadi lebih tenang.