Isu Vaksin Kanker Serviks Menyulut Menopause Dini Gak Benar Adanya

shutterstock 74777908 copy - Isu Vaksin Kanker Serviks Menyulut Menopause Dini Gak Benar Adanya
Isu Vaksin Kanker Serviks Menyebabkan Menopause Dini Tidak Benar Adanya
Tatah-tatah Vaksin Kanker Serviks Menyebabkan Menopause Awal Tidak Benar Memilikinya

Berdasarkan keterangan dari Globocan saat tahun 2012, kejadian kanker serviks yang terjadi di Nusantara termasuk sangat utama di kawasan Asia tenggara. Dari kabar ini, diketahui jika kasus insidensi pada Indonesia bisa memetik angka 20. 928 dengan tingkat kematian mencapai 9. 498 kasus. Adanya fenomena ini tentu menghasilkan pakar kesehatan pada tanah air berusaha untuk melakukan pencegahan tumor ganas serviks dengan lebihbaik. Salah satu cara yang dilakukan adalah beserta memberikan vaksin Human Papiloma Virus / vaksin HPV di dalam anak-anak sekolah rendah yang dimulai pada DKI Jakarta.

Meskipun punya tujuan baik mudah-mudahan menurunkan angka penderita kanker serviks, penghargaan vaksin HPV tersebut ternyata mendapatkan tatah-tatah yang tidak sedap atas banyak pihak. Pada dunia maya terlebih beredar isu jika karena diberikan dalam usia yang benar dini, yakni saat usia 9 lalu 12 tahun, vaksin ini diyakini dengan membuat penggunanya menyebrangi menopause dini.

Melihat kemajuan isu ini tambah liar dan mengkhawatirkan masyarakat, pakar keselesaan yang merupakan vaksinolog bernama dr. Dirga Sakti Rambe, M. Sc-VPCD langsung mengkritik keras isu ini. Lulusan dari University of Siena, Italia ini berkata kalau isu ini sedikit pun tidak berdasar serta justru hanya menggelisahkan berbagai kalangan rumpun. Kementerian Kesehatan RI juga menyebutkan bahwa isu ini sedikit pun tidak benar serta hingga saat ini, belum pernah ada tuturan atau laporan mengenai munculnya kasus menopause dini akibat mulai penggunaan vaksin berikut.

Koesmedi Prihato, Kepala Jawatan Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyebutkan apabila setidaknya ada 75 ribu siswi Maktab Dasar di Jakarta yang akan meraih vaksin HPV tersebut. Tenaga medis pada tingkat Puskesmas apalagi sudah mendapatkan tata acara yang matang untuk memberikan vaksin berikut pada sekolah-sekolah yang sudah ditunjuk. Ia juga berpesan bagi getah perca orang tua untuk tambah menerapkan gaya hidup sejahtera pada seluruh sanak saudara sehingga bisa mengurung munculnya kanker serviks dengan jauh kian baik.