Gejala Dispraksia Pada Anak

jempol anak doktersehat - Gejala Dispraksia Pada Anak
Gejala Dispraksia Pada Anak
Gejala Dispraksia Pada Anak

Dispraksia merupakan gangguan atau ketidakmatangan anak dalam mengatur gerakan. Kondisi ini disebabkan kurangnya kemampuan otak dalam memproses informasi hingga pesan-pesan tidak sepenuhnya atau benar-benar ditransmisikan. Akibatnya, anak menjadi kesulitan dalam berpikir, merencanakan, dan melakukan tugas-tugas motorik atau sensorik. Pada dasarnya dispraksia bukan gangguan yang terjadi pada otot atau gangguan kecerdasan, meski dampaknya bisa mempengaruhi kemampuan berbahasa dan pengucapan.

Dispraksia terjadi saat otak memerintahkan untuk melakukan sesuatu, namun sinyal perintah otak diacak hingga tidak bisa membaca sinyal tersebut. Sayangnya kebanyakan penderita dispraksia terlambat diketahui oleh keluarga. Sehingga kondisi ini akan membuat anak menjadi kurang percaya diri.

Dispraksia dikelompokkan menjadi beberapa klasifikasi berdasarkan tipe penampilannya:

Gejala

Pada bayi
Dispraksia yang dialami bayi umumnya ditandai dengan ocehan yang sedikit atau tidak sama sekali. Saat mulai belajar berbicara, anak hanya mengucapkan sedikit huruf konsonan.

Pada anak usia 3-5 tahun (usia pra sekolah)

Pada anak yang lebih besar (usia sekolah)