Berbahayakah Menjilat Vagina Cewek Saat Berhubungan Susur?

doktersehat seks pasangan - Berbahayakah Menjilat Vagina Cewek Saat Berhubungan Susur?
Berbahayakah Menjilat Vagina Wanita Saat Berhubungan Intim?
Berbahayakah Menjilat Tempik Wanita Saat Terkait Intim?

Satu diantara cara yang dijalani oleh pria ketika melakukan foreplay pra bercinta adalah beserta menjilati vagina pasangannya. Dengan melakukan kacung ini, wanita umumnya akan mengalami kegemparan kepuasan yang super luar biasa. Cukup tidak sedikit wanita yang apalagi mengaku mendapatkan orgasme saat organ vitalnya ini dijilati sebab pasangannya.

Pakar kesehatan menuturkan bahwa atas pendek keharmonisan hubungan setelan, tindakan pria yang menjilati vagina pasangannya ini sebenarnya sah-sah saja untuk dijalani meskipun tetap sekadar ada sebagian laki-laki atau wainta yang menganggapnya sebagai hati busuk yang menjijikkan. Walaupun demikian, ada baiknya kita menyidik ada beberapa resiko kesehatan yang tampak akibat dari menjilati vagina wanita diantaranya sebagai berikut.

Penularan virus HPV
Menjilati tempik termasuk dalam oral seks yang benar2 termasuk dalam aktifitas seks yang beresiko. Melakukannya bisa menghasilkan resiko penularan virus HPV semakin merabung. Padahal, sudah sebagai rahasia umum bahwa virus ini sanggup memicu beberapa spesies kanker yang gawat.

Luka jamur
Meskipun lanang sudah berkumur / wanita sudah membersihkan bersih vaginanya, menjilatinya tetap akan merangsangkan resiko terkena luka jamur pada tempik tersebut.

Radang mulut
Walaki kaum hawa yang bisa menikmati kesenangan luar biasa saat vaginanya dijilati, cukup besar kaum pria yang mengaku suka ketika menjilati vagina pasangannya. Bahkan, sebagian lelaki sampai lupa diri ketika melakukannya hingga mencucut vagina. Yang sebagai masalah adalah, tempik wanita memiliki tidak sedikit kuman dan kuman sehingga jika dihisap, kuman dan kuman ini bisa menyalakan radang mulut.

Kanker kerongkongan
Menjilati vagina mampu memicu perpindahan virus dari vagina di mulut dan kerongkongan pria dan kesudahannya bisa memicu tumor ganas tenggorokan. Sebagai informasi, di Amerika Perkongsian saja, kasus tumor ganas tenggorokan tertinggi ternyata dipicu oleh oral seks.