Benarkah Sengatan Tawon Sanggup Membunuh Sel Tumor ganas?

doktersehat disengat lebah stroke - Benarkah Sengatan Tawon Sanggup Membunuh Sel Tumor ganas?
Benarkah Sengatan Tawon Bisa Membunuh Sel Kanker?
Benarkah Sengatan Tawon Bisa Membunuh Kerangkeng Kanker?

Walaki kerap dianggap sederajat hewan yang intelek dan membantu pertanaman atau perkebunan, di realitanya cukup banyak diantara kita yang menghindari tawon karena takut tertumbuk sengatannya. Tak seharga memicu rasa nyeri, sengatan tawon adakalanya bisa memicu pembengkakan hingga beberapa perian. Namun, sebuah ulasan terbaru justru menampakkan fakta menarik mengenai sengatan tawon. Tidak tanggung-tanggung, sengatan tawon ternyata dianggap dapat membunuh sel tumor ganas. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Tim pengkaji yang berasal mulai Sao Paulo State of University atas Brasil dan University of Leeds, Inggris, berhasil mengungkap bukti tentang sengatan tawon Brasil yang ternyata mampu membunuh organ kanker. Dalam sengatan tawon Brasil berikut, terdapat toksin MP-1 yang ternyata punya bactericide dan rahim anti tumor. Upas ini mampu menerabas komposisi lipid yang ada pada kerangkeng membran kanker. Kecuali itu, melalui mikroskop, diketahui bahwa upas MP-1 ini siap mengeluarkan berbagai molekul krusial dalam penjara kanker sehingga hasilnya membunuhnya.

Dr. Paul Beales dari University of Leeds yang turut dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa temuan ini diharapkan bisa menjadi salah satu sepak-terjang besar dalam dunia medis mengingat sejauh berikut kita masih ketegangan untuk mengobati tumor ganas. Jika sengatan tersebut dikembangkan dengan jalan yang benar, oleh sebab itu diharapkan obat mulai sengatan tawon berikut bisa dikombinasikan beserta obat kanker yang lainnya untuk memulangkan pasien kanker.

Dr. Aine Carthy yang bersumber dari Science Informatin Officer Cancer Research UK menyebutkan jika penemuan ini merupakan kabar baik bagi bumi kesehatan, namun, senantiasa saja masih dibutuhkan penelitian yang kian mendalam untuk menghalalkan bahwa toksin dalam sengatan tawon tersebut bisa dikembangkan sebagai obat kanker yang efektif dalam memulangkan penyakit yang super mematikan ini.