Benarkah Kanker Serviks Siap Menular Lewat Ciuman?

shutterstock 74777908 copy - Benarkah Kanker Serviks Siap Menular Lewat Ciuman?
Benarkah Kanker Serviks Bisa Menular Lewat Ciuman?
Benarkah Kanker Serviks Bisa Menular Tandus Ciuman?

Peristiwa Julia Perez yang menderita kanker serviks belakangan ini betul2 membangkitkan kesadaran keluarga hawa tentang kuman yang cukup mengkhawatirkan ini. Banyak cewek yang bertanya-tanya apa pun saja penyebab atas penularan penyakit tumor ganas serviks ini. Apakah ciuman juga sanggup menjadi salah satu perangkat penularan tersebut?

Pakar keselesaan Prof. Dr. dr. Andrijono, Sp. OG(K) yang berasal mulai Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia menyebutkan jika penyebab dari tumor ganas serviks adalah virus HPV. Salah satu penularan dari virus berikut adalah karena tumpuan seks yang tidak sejahtera, apalagi jika dijalani dengan berganti-ganti setelan. Tak hanya ini, ciuman bibir ternyata juga bisa mengundang penularan virus gawat ini, apalagi bahwa ciuman ini pun dilakukan dengan banyak diantara kita.

Pendapat dr. Andrijono, padahal terlihat tidak gawat, dalam realitanya bersabung bibir ala French kiss memang mampu menularkan beberapa spesies penyakit berbahaya biasanya kanker mulut, tumor ganas serviks, atau tumor ganas rahim. Hal tersebut disebabkan oleh memilikinya pertukaran air liur yang mengandung bakteri / virus-virus yang gawat. Jika bakteri / virus ini menganeksasi tubuh, maka meronce akan berinkubasi serta akhirnya berkembang sebagai penyebab penyakit gawat, termasuk kanker.

Melihat memilikinya fakta ini, sebaiknya memang setiap sosok tidak sembarangan meninggalkan ciuman, khususnya ciuman bibir ala French kiss dengan orang-orang lain. Selain ini, ada baiknya kaum wadon juga selalu menutupi kebersihan tubuh, khususnya setelah menyentuh beraneka ragam macam benda / bersalaman dengan manusia lain.

Bagi kaum nisa sendiri, ada baiknya pantas mendapatkan vaksinasi HPV agar bisa mengacau datangnya penyakit tumor ganas serviks yang gawat. Tak hanya ini, cobalah untuk berbuat screening atau pap smear agar siap mendeteksi adanya basil ini dengan awal sehingga bisa jadi penanganan medis yang cepat.