Bayi Ini Pantas Dilahirkan Dua Kali, Bagaimana bisa?

shutterstock 232146988 copy - Bayi Ini Pantas Dilahirkan Dua Kali, Bagaimana bisa?
Bayi Ini Harus Dilahirkan Dua Kali, Kok Bisa?
Momongan Ini Harus Dilahirkan Dua Kali, Kok Bisa?

Sebagaimana wanita bunting pada umumnya, Margaret Boemer memeriksakan penetapan kehamilannya dengan giat demi menjaga ihwal kesehatan sekaligus kemajuankronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, janin di dalam kandungannya. Namun, begitu umur kehamilannya mencapai ahad ke 16, dokter menemukan ada yang salah pada bayinya. Menurut dokter, impak hatinya mengalami sacrococcygeal teratoma, kondisi yang mana pada sang balita muncul tumor sedikit yang memang siap ditemui pada momongan yang baru real.

Boemer yang berasal atas Texas, Amerika Perkongsian, menyebutkan jika Ia merasakan kekhawatiran sangat akan adanya uci-uci ini, apalagi terlihat tumor hanya terbit sekali dari 35 ribu kelahiran selalu. Tak cukup beserta satu kekhawatiran, Ia menemukan fakta mencengangkan lain dimana Ia ternyata mengandung bani kembar, meskipun sayangnya salah satu bayinya kudu layak, mesti, pantas, patut, perlu, wajar, wajib, meninggal sebelum trimester kedua kehamilannya.

Biasanya, bocah bisa saja refleks menjalani operasi uci-uci sacrococcygeal begitu Ia dilahirkan. Namun, uci-uci yang muncul di dalam bayi milik Boemer berukuran cukup raksasa sehingga bisa meranyau sirkulasi darah yang tentu akan menciptakan pertumbuhan janin terhambat. Bahkan, tumor berikut mampu menyedot rembesan darah yang sewajarnya diperuntukkan untuk balita. Sebelum keadaan memburuk, dokter pun kesudahannya melakukan operasi yang sayangnya cukup beresiko karena bisa pula sang bayi dalam akhirnya meninggal.

Boemer meski memilih untuk mengerjakan operasi ini ketika kehamilannya berusia 23 minggu mengingat uci-uci sudah dianggap luar biasa berbahaya dan ukurannya sudah menyamai utama janin. Operasi pula biar dilakukan selama lima jam. Yang menggelisahkan adalah, sang momongan di dalam kandungan mesti dikeluarkan terlebih lewat hingga air ketubannya juga ikut terurai layaknya proses pakaian (pengganti) pada umumnya. lulus, operasi ini beroperasi dan sang bocah kembali dimasukkan di dalam rahim serta dokter pun menyulam rahim dan alat pencernaan Boemer seperti sebelumnya

Sehabis proses operasi tersebut, Boemer harus berpunya di ranjang graha sakit hingga sempuras kehamilannya. Ia apalagi merasakan nyeri sangat pada perutnya. Tapi, Ia berhasil dengan perantara nabi semuanya hingga kehamilannya mencapai 36 ahad hingga akhirnya si buah hati bisa dilahirkan melalui operasi caesar. Anaknya pun lantas dinamai Lynlee Hope dan pada ketika usianya 8 perian, Ia pun pantas dioperasi untuk menjadikan tumor yang tercecer yang sebelumnya tidak bisa dijangkau dokter. Kini, Lynlee juga sudah mulai berkembang sehat dan mendongkolkan layaknya bayi saat umumnya.