Badan Pegal-Pegal Harus Diatasi Dengan Balsam atau Minyak Usap?

Badan Pegal-Pegal Harus Diatasi Secara Balsam atau Minyak Gosok?
Badan Pegal-Pegal Harus Diatasi Secara Balsam atau Minyak Gosok?
Kebanyakan orang akan segera memakai balsam, minyak gosok, hingga koyo untuk mengatasi badan yang pegal-pegal. Namun, peneliti dari Irlandia merekomendasikan

Terdapat sebuah hal yang dipercaya oleh masyarakat yang mana saat badan terasa pegal-pegal, maka tersedia baiknya tersebut cepat mengoleskan balsam, minyak gosok, atau koyo yang bisa membuat bagian jasad yang pegal tersebut terasa hangat. Sensasi gawat / hangat ini disebut-sebut dapat memproduksi rasa pegal itu cepat mereda. Apakah taktik ini benar adanya?

Satu penelitian pun dilakukan di University of Ulster di Irlandia Utara untuk mengarifi apakah terapi panas kadang bisa menyembuhkan pegal-pegal dalam tubuh. Hasilnya adalah, terapi gawat ternyata tidak tepat mengatasinya. Yang tidak disangka adalah, justru para peneliti lebih merekomendasikan kita untuk berendam di larutan tenteram jika ingin mengatasi pegal-pegal di tubuh. Dengan berendam di air secara temperatur 6 standar Celcius, oleh karena itu mereguk sakit dan peradangan pada otot akan lebih cepat mereda sehingga kegemparan pegal pun akan lebih cepat menghilang.

Penelitian unik yang dilakukan oleh Profesor Nikolai Shevcuk, pakar mikrobiologi yang berasal daripada University School of Medicine yang tersedia di Amerika Serikat menyebutkan bahwa mandi uap hangat memang bisa membuat tubuh meningkatkan hormon endorphin, hormon yang dapat memproduksi mood semakin membaik & membuat seseorang bahagia. Memilikinya hormon inilah yang dipercaya membuat kita merasakan efek tubuh lebih baik di memberikan terapi hangat di tubuh lumayan pegal-pegal.

Kecuali tersebut, terdapat penelitian unik yang menyebutkan kalau pemanfaatan minyak gosok, koyo, ataupun balsam ternyata bisa mencabut rasa nyeri mengenakan jejak counter irritant, efek yang dapat membuat kita melupakan sensasi nyeri untuk sementara waktu meskipun sebenarnya mengecap nyeri tersebut tidak benar-benar hilang. Hal ini dikarenakan oleh adanya sensasi gawat lain yang menyakitkan & lebih diperhatikan sambil pegiat kita jadi rasa gregetan pada tubuh pun seperti menjadi tidak terasa.

Tau adanya fakta ini, penerapan terapi panas sebenarnya kadang tidak efektif untuk menangani pegal pada tubuh.