Awas, Sasaran Karbohidrat Bisa Mencampur Resiko Terkena Tumor ganas Paru-Paru

doktersehat konsultasi paru doter kanker rokok - Awas, Sasaran Karbohidrat Bisa Mencampur Resiko Terkena Tumor ganas Paru-Paru
Awas, Konsumsi Karbohidrat Bisa Menambah Resiko Terkena Kanker Paru-Paru
Awas, Konsumsi Fruktosa Bisa Menambah Resiko Terkena Kanker Alat pernapasan

Meskipun benar dibutuhkan sebagai asupan sehari-hari yang menghasilkan kita memiliki besar energi untuk beraktivitas, pakar kesehatan menuturkan jika karbohidrat yang dikonsumsi secara penuh, apalagi yang berjenis karbohidrat buruk yang memiliki indeks glikemik tinggi sangatlah gak baik untuk keselesaan tubuh. Sebuah pertimbangan bahkan menyebutkan apabila konsumsi karbohidrat yang memiliki indeks glikemik tinggi ini berdasar pada rutin akan menciptakan kita meningkatkan resiko terkena kanker alat pernapasan, bahkan resikonya suntuk lebih besar saat mereka yang lebih-lebih tidak merokok. Sungguh hal ini siap terjadi?

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh dr. Stephanie Melkonian mengumumkan jika karbohidrat beserta indeks glikemik yang tinggi jika dimakan secara rutin bakal membuat tubuh mendapati kenaikan glukosa di darah dan pun insulin dalam ruang yang cepat. Kacung ini ternyata mau memicu peningkatan kuantitas hormon yang dikenal sebagai insulin-like growth factors atau IGF-1. Padahal, hormon IGF-1 ini ternyata punya peran besar di dalam meningkatkan resiko terantuk kanker paru-paru.

Melkonian merencanakan jika konsumsi fruktosa dengan indeks glikemik tinggi akan menghasilkan seseorang meningkatkan resiko terkena kanker alat pernapasan hingga 49 pembasuh tangan. Bahkan, resiko berikut akan meningkat teliti jika seseorang yang bukan pernah merokok namun, kerap mengkonsumsi fruktosa dengan kadar susunan glikemik tinggi. Ironisnya, para perokok yang seharusnya memiliki resiko besar terkena tumor ganas paru-paru justru seharga memiliki resiko 31 persen saja padahal mereka juga teguh mengkonsumsi karbohidrat beserta indeks glikemik semampai ini.

Lantas, makanan segalanya sajakah yang punya indeks glikemik utama? Melkonian menyebutkan kalau roti tawar warna putih, beras putih, ubi benggala, popcorn, pretzel, corn flake, bagel, lalu rice cake tergolong dalam makanan ityu dan sebaiknya sedari kita kurangi konsumsinya secara harian. Member bisa menggantinya beserta bahan makanan yang lebih sehat biasanya dari ubi, roti gandum utuh, oatmeal kasar, kacang-kacangan, muncul barley.