Awas Gejala Hamil Anggur Berubah Menjadi Kanker

shutterstock 190732466 - Awas Gejala Hamil Anggur Berubah Menjadi Kanker
Awas Gejala Hamil Anggur Berubah Menjadi Kanker
Awas Gejala Hamil Anggur Berubah Menjadi Kanker

Hamil anggur adalah jonjot-jonjot korion yang berubah menjadi gelembung-gelembung kecil berisi cairan dan menyerupai buah anggur atau mata ikan. Kelainan bersifat jinak, hamil anggur lebih banyak terjadi pada perempuan Asia dibanding perempuan barat, pada usia reproduktif (15-45 tahun), dan pada ibu yang pernah melahirkan.

Penyebab hamil anggur ini belum diketahui secara pasti, hanya ada beberapa faktor predisposisi yang diduga menyebabkan kelainan tersebut seperti kelainan sel telur yang sebenarnya telah mati, kelainan sistem kekebalan tubuh pada trofoblas (bagian sel telur yang telah dibuahi), keadaan sosio-ekonomi yang rendah, memiliki banyak anak, kekurangan protein, dan infeksi virus tertentu.

Kehamilan anggur ini dapat dilihat dari tanda gejalanya, yaitu:

Gejala hamil anggur bukanlah sebuah gangguan kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh, jaringan abnormal yang tumbuh di dalam uterus merupakan penyebab gejala hamil anggur yang harus segera dibuang dari dalam rahim.

Setelah dinyatakan anda mengalami gejala hamil anggur, tindakan yang perlu segera dilakukan adalah membuang jaringan abnormal penyebab hamil anggur. Salah satu prosedur membuang jaringan abnormal tersebut adalah D&C atau Dillate and Curette.

Biasanya, setelah prosedur D&C dijalankan, anda akan dinyatakan sembuh dari hamil anggur dan setahun setelahnya anda bisa kembali berpeluang untuk hamil yang sebenarnya. Namun, tidak selalu treatment D&C berhasil menghilangkan jaringan molar secara 100%. Artinya, masih ada jaringan molar penyebab hamil anggur yang tersisa di dalam rahim yang dapat ktumbuh menjadi bibit kanker, Kasus ini dinamakan Gestational Throphoblastic Disease. Namun, jangan khawatir dulu ladies. Mendengar kata kanker tidak berarti bahwa penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan.

Seperti dilangsir dari laman molarpregnancy.net, sel kanker yang merupakan sisa jaringan molar tersebut merupakan tipe kanker yang sangat jinak dan berpeluang besar untuk disembuhkan, kanker bisa tumbuh dari jaringan molar karena jaringan tersebut bersifat lebih agresif dibandingkan jaringan molar biasa. Agar tidak tumbuh menjadi kanker, sel jaringan molar yang masih tersisa harus segera dihilangkan melalui prosedur kemoterapi.