Aneka Herbal Penurun Gula Darah

shutterstock 248171431 copy - Aneka Herbal Penurun Gula Darah
Aneka Herbal Penurun Gula Darah
Aneka Herbal Penurun Gula Darah

Sejumlah tanaman obat memiliki efek sebagaimana insulin dalam jasad manusia. Tanaman itu menurunkan gula resam yang berlebihan di dalam penyandang diabetes. Dipadu pola makan & olahraga, herbal dimakan sesudah makan untuk mengendalikan kadar gala darah.

Jumlah penyandang diabetes melitus belakangan itu di Tanah Air langsung meningkat. “Salah wahid sebabnya adalah sasaran terlalu banyak fruktosa. Berapa banyak kendati beras diproduksi pada Indonesia, pasti selesai. Seharusnya kita mengambil asupan karbohidrat, ” ujar Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Apt, Kepala Pusat Uraian Obat Bahan Wajar, Departermen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Nusantara.

Terlalu banyak karbohidrat bakal menyebabkan produksi gula berlebihan di dalam kadim. Gula darah yang berlebihan itu menyulut terjadinya penyakit diabetes. Kabar buruknya, apabila sudah terkena, diabetes hanya bisa dikendalikan dengan pengendalian gula darah.
“Pengendalian gula darah itu bukan bisa dilakukan beserta pengaturan pola menjarah semata. Perlu sports, ” kata Prof. Sumali.

Tanaman obat pula biar bisa dikonsumsi untuk membantu mengendalikan gula darah. “Obat herbal bekerja seperti insulin. Tanaman herbal tersebut bisa digunakan di jangka panjang tanpa efek samping berguna, ” imbuhnya.

Diungkapkan Dr. Prapti Utami, dokter yang mendalami tumbuhan obat, tanaman obat berfungsi konstruktif, yakni membangun kembali pola yang rusak dan menyembuhkan komplikasi. Obat herbal bekerja membongkar gula darah secara mekanisme menghambat perpaduan gula berkat predestinasi seratnya yang semampai.

Tumbuhan seperti pare hidup memperbaiki sel patik pankreas. “Ada pula yang merangsang penjara beta pankreas gula darah, ” ujar Dr Prapti.

Untuk diabetesi yang harus mengongurns obat dari dokter agar gula darahnya terkendali, perlu temuduga dengan dokter terlebih dahulu sebelum merangkus tanaman obat. “Perlu jarak waktu sempang minum obat clan minum tanaman obat, ” kata Prof. Sumali. Berikut merupakan beberapa herbal penurun gula darah:

1. Supremasi Dewa
Efek farmakologi: Antiradang, obat penyakit, sakit kulit, serta eksim.
Cara pemanfaatan: Lima hingga tujuh iris buah supremasi dewa diseduh beserta satu gelas uap panas (200 cc). Tutup dan abaikan sebentar agar melarut dulu. Setelah tersebut minum secukupnya.

2. Brotowali
Efek farmakologi: Analgesik (menghilangkan rasa sakit), anti piretik (menurunkan panas)
Cara penerapan: Siapkan 6 centimeter batang brotowali, basuh bersih, lalu potong-potong. Tambahkan sepertiga pukal daun sambiloto dlan sepertiga daun misai kucing. Rebus secara tiga gelas datang menjadi dua kaca. Diminum setelah mencopet.

3. Mengkudu
Efek farmakologi: Memperbaiki sel titiang pankreas dan reseptor insulin yang tidak berlangsungberoperasi, berproses, hidup, main, menyala dengan baik.
Jalan penggunaan: Dua risiko mengkudu masak diparut, tambahkan sedikit larutan kapur. Aduk mencapai berbatas merata. Peras beserta sepotong kain dan kemudian diminum.

4. Lidah bajul
Efek farmakologi: Antiradang, pencahar
Cara pemanfaatan: 1 lembar memotong buaya dicuci terang, buang durinya, lantas dipotong-potong, Rebus menceletuk buaya dengan 3 gelas air datang menjadi satu separuh gelas. Minum 3 x1, 5 kaca setiap habis menjarah.

5. Pare
Efek farmakologi: Antiradang, sifatnya normal. Charantin dan polypeptide-P di dalam pare mengompori sel beta kelenjar ludah perut mengeluarkan insulin.
Jalan penggunaan: 200 gram buah pare afiat dipotong-potong, lalu dijus atau direbus. Lantas airnya diminum.

6. Teh Hijau
Efek farmakologi: Polifenol di dalam teh meningkatkan sensitivitas petak terhadap insulin. Imbalan teh hijau lawan insulin ini tahu diteliti oleh Hiroshi Tsuneki dkk & diterbitkan dalam memo BMC Pharmacology karya 2004.
Cara penerapan: satu sendok tek daun teh muda diseduh dengan uap panas. Minum sehabis makan.