Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Yang Aman

7 - Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Yang Aman
Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Yang Aman
Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Yang Aman

Sejak zaman dahulu banyak orang telah berusaha dengan berbagai cara mencegah kehamilan. Mereka telah mencoba ilmu sihir, ramuan dan memasukkan berbagai benda seperti batu-batuan, koin, tutup botol, perhiasan ke dalam uterus atau rahim. Alat-alat kontrasepsi buatan rumah ini tidak memberi manfaat dan juga sangat berbahaya.

Penggunaan alat-alat tersebut dapat menyebabkan mutilasi atau mengarah ke infeksi. Semua barang tersebut bukan semata-mata contoh benda dari zaman purbakala. Banyak orang masih menggunakan berbagai metode yang berbahaya, bersifat nonmedis dan merupakan tindakan yang sia-sia. Upaya harus dilakukan untuk menggantikan metode yang kuno dan ketidakpedulian terhadap kesehatan serta akses penggunaan metode kontrasepsi yang aman dan efektif.

Seiring perkembangan zaman yang disertai dengan adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kini banyak wanita telah melakukan KB dengan menggunakan alat kontrasepsi yang dinilai aman dan ideal untuk digunakan. Salah satunya yaitu alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Alat kontrasepsi dalam rahim digunakan oleh kurang dari satu persen wanita berisiko hamil di Amerika Serikat. Jenis ini merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. AKDR adalah alat kontrasepsi yang disisipkan ke dalam rahim. AKDR pertama kali di buat oleh Richtaer di Polandia pada tahun 1909. Alat kontrasepsi ini menggunakan berbagai bahan dengan bentuk beragam umumnya berbentuk spiral.

Adapun cara kerja alat kontrasepsi dalam rahim adalah mencegah pertemuan antara sel sperma dan sel telur agar tidak terjadi pembuahan, sebagai salah satu proses terjadinya Proses Kehamilan. Meski dipasang di dalam rahim, alat kontrasepsi ini tidak akan menganggu atau merusak hubungan seksual suami istri, tidak menimbulkan efek samping hormonal, tidak mempengaruhi produksi ASI, dan dapat segera dipasang segera setelah melahirkan.

Namun selain keuntungan tersebut diatas alat kontrasepsi dalam rahim juga mempunyai kekurangan, yang diantaranya adalah :

Alat kontrasepsi dalam lahim yang aman ini hanya boleh digunakan untuk wanita dengan kriteria sebagai berikut :

Adapun wanita yang tidak boleh memasang KB Spiral sebagai alat kontrasepsi dalam rahim, adalah :